Berita
OMK Jogja Timur Rayon Sleman Anjangsana ke Paroki Macanan, Perkuat Persaudaraan dan Sinergi Pelayanan Kaum Muda
Semangat kebersamaan kaum muda Katolik kembali dihidupkan. OMK Jogja Timur Rayon Sleman menggelar kegiatan Anjangsana di Gereja Tyas Dalem Gusti Yesus Macanan, Minggu, 9 Agustus 2026 pukul 09.30 WIB.


Kegiatan ini menjadi ajang mempererat persaudaraan antar OMK se-rayon sekaligus berbagi sukacita dan semangat bertumbuh dalam iman. Mengutip Matius 18:20, "Karena di mana dua atau tiga orang berkumpul dalam nama-Ku, di situ Aku ada di tengah-tengah mereka."
Acara dibuka dengan sambutan Romo Agustinus Nunung Wuryantoko. Dalam sambutannya, Romo Nunung menyampaikan selamat datang kepada kaum muda dan mengapresiasi semangat kebersamaan yang terus dijaga.


"Hal-hal baik selalu ditempatkan dalam kebersamaan dan dilaksanakan di tempat ini. Harapannya, kehadiran teman-teman memberikan semangat bagi OMK Paroki Macanan agar bisa bergerak bersama, bertemu bersama, dan semakin hidup. Kehadiran teman-teman menjadi support dan semangat. Semoga teman-teman di Macanan bisa bergerak bersama teman-teman muda untuk menjadikan gereja ini sebagai gereja yang hidup, bertumbuh, dan berkembang," ujarnya.
Berbagi Program Kerja dan Tantangan OMK se-Rayonan
Setelah ice breaking, acara dilanjutkan dengan pemaparan program kerja dari perwakilan OMK tiap paroki:
1. OMK Kalasan
Menyampaikan bahwa OMK Kalasan masih dalam tahap pembenahan. Program utama mereka adalah pembaruan data OMK wilayah usia 16-25 tahun agar pendataan lebih valid. Ke depan, OMK Kalasan menargetkan pertemuan rutin, lomba memperingati 17 Agustus untuk membangun kerja sama, program studi banding, Ekaristi Kaum Muda kolaborasi antar paroki, serta penguatan publikasi kegiatan.
"Tantangannya mengumpulkan OMK yang terpencar. Karena kami masih baru, masih mencari orang," ungkap perwakilan OMK Kalasan.
2. OMK Minomartani
Memiliki 8 poin program kerja. Di antaranya: Berkah Ulik Asyik BKSN untuk meningkatkan pemahaman kitab suci, olahraga bersama 2 minggu sekali seperti futsal dan badminton, Jumpa OMK, Safari Rosario bulan Mei, dan jejaring kevikepan.
3. OMK Pangkalan
Kegiatannya masih sederhana, seperti pembagian cokelat dan bunga saat Valentine untuk umat, serta olahraga badminton 2 kali seminggu.



4. OMK Babadan
Dari 5 program kerja, 2 sudah terlaksana. Salah satu kegiatan di luar proker yang menarik minat adalah "Pojok Ngobrol" membahas film. Tantangan terbesar adalah membuat OMK menarik bagi anak muda dan persoalan dana. "Harus ada value yang kami jual sehingga membuat mereka tertarik datang, entah secara materi atau pengetahuan," ujar perwakilannya.
5. OMK Macanan - Tuan Rumah
Diwakili Cornelia Cinkayori Mitayani selaku Koordinator PIOM. Program tahun ini meliputi pendataan OMK usia 16-25 tahun, pelibatan OMK sebagai petugas, rencana gathering OMK se-paroki akhir tahun, dan pengaktifan kembali OMK paroki.

Komisi Kepemudaan Jogja Timur juga berbagi pengalaman mengikuti Misa Alam sebagai upaya merawat Laudato Si dan mengajak anak muda terlibat.

Diskusi: Bangun Komunitas dari yang Kecil
Acara ditutup dengan diskusi kelompok. Salah satu kelompok menekankan pentingnya membangun acara yang berkelanjutan.
"Kami ingin bikin acara yang tidak sekali selesai. Tapi sekali acara ada kelanjutannya. Konsep dasarnya ambil dari komunitas kecil dulu di paroki masing-masing. Setelah solid baru bikin event lebih besar. Intinya menciptakan rasa kekeluargaan dari kesamaan hobi dan minat. Jika itu terjadi maka kita bisa lebih aktif dan maju lagi," papar perwakilan kelompok diskusi.


Anjangsana ini diharapkan menjadi awal kolaborasi yang lebih erat antar OMK di Jogja Timur, demi mewujudkan Gereja yang hidup melalui peran aktif kaum muda.


Clementine Roesiani