Berita

Rekoleksi Calon Komuni Pertama di Paroki Macanan Tekankan Peran Keluarga dan Kasih Perkawinan

Jumat, 05 Juni 2026
Rekoleksi Calon Komuni Pertama di Paroki Macanan Tekankan Peran Keluarga dan Kasih Perkawinan

Sebanyak 46 calon penerima Komuni Pertama bersama orang tua mengikuti Rekoleksi Calon Komuni Pertama di Paroki Tyas Dalem Gusti Yesus Macanan pada Minggu, 24 Mei 2026. Kegiatan ini menghadirkan pembinaan dari Gerakan Kepasutrian Katolik Marriage Encounter Distrik III Joglolang.

Para calon komuni berasal dari tiga wilayah pelayanan paroki. Rinciannya, 26 anak dari Wilayah Macanan, 13 anak dari Wilayah Prambanan, dan 7 anak dari Wilayah Payak. Kehadiran orang tua mencapai 100 persen, menunjukkan dukungan penuh keluarga terhadap persiapan spiritual anak-anak.

Dalam pemaparannya, Bernardus Aan dari Marriage Encounter Distrik III Joglolang menekankan pentingnya keluarga yang percaya pada kehendak Allah dan hidup dalam cinta kasih.  
“Kita sebagai keluarga harus percaya kepada kehendak Allah. Kita diingatkan perintah baru Tuhan Yesus, yaitu cinta kasih, mengasihi sesama. Supaya saling mengasihi, sama seperti Tuhan mengasihi kita. Seperti Aku mengasihi kamu, kata Tuhan Yesus, melalui kasih dan pelayanan satu sama lain,” ujarnya.

Bernardus juga menjelaskan peran Marriage Encounter dalam membina perkawinan Katolik. Menurutnya, gerakan ini telah mendapat pengakuan dari Vatikan sebagai sarana menumbuhkan relasi suami istri.  
“Gereja menyediakan rumah Marriage Encounter untuk membina dan menumbuhkan perkawinan Katolik melalui gerakan kepasutrian ini. Di ME kita belajar memperbaiki komunikasi, mengerti perasaan pasangan, saling terbuka, saling menghargai, sehingga tidak ada ganjalan,” jelasnya.

Ia menambahkan bahwa komunikasi dari hati ke hati menjadi kunci dalam kehidupan perkawinan.  
“Karena kita dari bangun tidur hingga istirahat hidup dari komunikasi. Hal kecil bisa menjadi masalah dalam keseharian. Di dalam ME kita belajar menghargai pasangan, menghidupkan kembali cinta perkawinan. Pasangan adalah anugerah Tuhan, rekan perjalanan menuju kebahagiaan bersama. Konflik dalam perkawinan juga merupakan anugerah, tergantung cara kita mengelolanya,” tuturnya.

Marriage Encounter hadir dalam rekoleksi ini untuk menguatkan fondasi keluarga, mengingat pernikahan yang sehat akan menjadi sekolah pertama terbaik bagi anak dalam menyambut Komuni Pertama.

Menutup acara, Romo Paroki Agustinus Tejo Kusumantono menyampaikan apresiasi kepada seluruh peserta dan tim Marriage Encounter.  
“Terimalah tanda terima kasih dan sukacita dari kami semua untuk Anda. Terima kasih kepada Marriage Encounter yang sudah hadir untuk yang kedua kalinya. Terima kasih karena banyak yang hadir pada hari ini, orang tua hadir 100 persen,” kata Romo Tejo.

Rekoleksi ini diharapkan semakin meneguhkan iman calon penerima Komuni Pertama dan mempererat kebersamaan keluarga dalam menumbuhkan semangat kasih di lingkungan paroki.


Clementine Roesiani

Berita Terbaru

Lihat Semua Berita